Bahasa di Provinsi Kalimantan Selatan
10 Bahasa

 
Bajau Semayap   Bahasa Bajau Semayap dituturkan oleh masyarakat di Desa Semayap, Kecamatan Pulau Laututara, Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan. Sebaran wilayah tutur bahasa ini berada di sekitar wilayah utara Kabupaten Kotabaru. Menurut pengakuan penduduk, wilayah tutur bahasa Bajau Semayap dikelilingi oleh wilayah tutur bahasa Banjar.
Bakumpai   Bahasa Bakumpai dituturkan oleh masyarakat di Desa Batik, Kecamatan Bakumpai dan Desa Kuripan, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Barito Kuala, Provinsi Kalimantan Selatan  Sebaran geografis bahasa ini berada di sepanjang aliran Sungai Barito, mulai dari wilayah Barito Kuala, Kalimantan Selatan hingga wilayah Kalimantan Tengah.
Banjar   Bahasa Banjar dituturkan oleh sebagian besar masyarakat di wilayah Kalimantan Selatan. Di Provinsi Kalimantan Selatan, bahasa Banjar dituturkan oleh masyarakat di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Utara, Balangan, Tanah Laut, Kotabaru, Tapin, Banjarmasin (Kota Banjarmasin), Banjar, Tabalong, dan Barito Kuala.
Berangas   Bahasa Berangas dituturkan oleh masyarakat di Kelurahan Berangas, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, Provinsi Kalimantan Selatan. Menurut pengakuan penduduk, di sebelah barat, timur, utara, dan selatan Desa Berangas dituturkan bahasa Banjar.
Bugis   Bahasa Bugis dituturkan masyarakat di Desa Gunung Halaban, Kecamatan Pulausebuku, Kabupaten Kotabaru, Pulau Sebuku dan di Desa Juku Eja, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan. Menurut pengakuan penduduk, daerah-daerah tersebut dikelilingi oleh penutur bahasa Bugis.
Dusun Deyah   Bahasa Dusun Deyah dituturkan oleh masyarakat di Desa Kaong, Kecamatan Upau, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan. Menurut pengakuan penduduk, di sebelah timur dan selatanDesa Kaong juga dituturkan bahasa Dusun Deyah dan di sebelah barat dan utara dituturkan bahasa Banjar.  
Jawa   Bahasa Jawa di Kalimantan Selatan dituturkan antara lain di Desa Megasari, Kecamatan Pulau Laututara, Kabupaten Kotabaru dan Desa Sari Mulya, Kecamatan Sungai Loban dan Desa Giri Mulya, Kecamatan Kuranji, Kabupaten Tanah Bumbu. Berdasarkan hasil penghitungan dialektometri, bahasa Jawa yang terdapat di Provinsi Kalimantan Selatan terdiri atas dua dialek, yaitu (1) dialek Megasari yang dituturkan di Desa Megasari, Kecamatan Pulau Laututara, Kabupaten Kotabaru; (2) dialek Tanah Bumbu yang dituturkan di Desa Sari Mulya, Kecamatan Sungai Loban dan Desa Giri Mulya, Kecamatan Kusan Hulu, Kabupaten Tanah Bumbu. Persentase perbedaan antardialek tersebut sebesar 59,14%.
Lawangan   Bahasa Lawangan dituturkan oleh masyarakat di Desa Dambung Raya, Kecamatan Haruai, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan. Menurut pengakuan penduduk, selain di Desa Dambaung Raya, bahasa Lawangan juga dituturkan oleh masyarakat yang berada atau tinggal di sebelah barat, timur, dan selatan Desa Dambung Raya; sementara itu, di sebelah  selatan Desa Dambung Raya dituturkan bahasa Banjar.
Maanyan   Bahasa Maanyan dituturkan oleh masyarakat di Desa Warukin, Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan. Menurut pengakuan penduduk, di sekitar Desa Warukin merupakan wilayah tutur bahasa Maanyan dan bahasa Banjar. Selain di Provinsi Kalimantan Selatan, bahasa Maanyan juga dituturkan di Provinsi Kalimantan Tengah. Bahasa Maanyan yang dituturkan di Provinsi Kalimantan Selatan dan Provinsi Kalimantan Tengah adalah bahasa yang sama karena keduanya mempunyai persentase perbedaan sebesar 48% (beda subdialek).
Samihin   Bahasa Samihin dituturkan oleh masyarakat di Desa Mangka, Kecamatan Pamukan Barat Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan.

Peta Bahasa di Provinsi Kalimantan Selatan

Klik pada gambar untuk memperbesar