Bahasa di Provinsi Kalimantan Tengah
23 Bahasa

 
Bakumpai   Bahasa Bakumpai dituturkan oleh masyarakat di Kecamatan Dusun Selatan dan Kecamatan Karau Kuala, Kabupaten Barito Selatan dan di Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah. Selain di Kalimantan Tengah, bahasa Bakumpai dituturkan juga di Desa Batik, Kecamatan Bakumpai dan di Desa Kuripan, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Barito Kuala, Provinsi Kalimantan Selatan. Sebaran wilayah tutur  bahasa ini berada di sepanjang aliran Sungai Barito sampai ke Barito Selatan, Kalimantan Tengah yang dimulai dari wilayah Barito Kuala, Kalimantan Selatan.
Balai   Bahasa Balai dituturkan masyarakat yang tinggal di Desa Balai Riam, Kecamatan Balai Riam, Kabupaten Sukamara, Provinsi Kalimantan Tengah.
Bali   Bahasa Bali dituturkan oleh masyarakat di Desa Basarang Jaya, Kecamatan Basarang, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah. Bahasa Bali bukan bahasa daerah Kalimantan Tengah, tetapi bahasa suku Bali yang bertransmigrasi dari wilayah Bali.
Banjar   Bahasa Banjar dituturkan oleh masyarakat di Desa Pematang Panjang, Kecamatan Seruyan Hilir Timur, di Desa Tanjungrangas, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, dan di Kelurahan Kuala Jelai, Kecamatan Jelai, Kabupaten Sukamara, Provinsi Kalimantan Tengah.
Bayan   Bahasa Bayan dituturkan oleh masyarakat di Desa Bintang Ninggi Satu, Kecamatan Teweh Selatan, Kabupaten Barito Utara, Provinsi Kalimantan Tengah
Dayak Bara Injey   Bahasa Dayak Bara Injey dituturkan oleh masyarakat di Desa Kota Baru, Kecamatan Kapuas Tengah, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah.
Dayak Baream   Bahasa Dayak Baream dituturkan oleh masyarakat di Desa Bajuh, Kecamatan Kapuas Tengah, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah.
Dayak Kapuas   Bahasa Dayak Kapuas dituturkan oleh masyarakat di Desa Pujon, Kecamatan Kapuas Tengah, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah.
Dayak Ngaju   Bahasa Dayak Ngaju merupakan bahasa yang dituturkan oleh sebagian besar penduduk Kalimantan Tengah. Penutur bahasa tersebut dapat dijumpai hampir di sepanjang daerah aliran sungai di Kalimantan Tengah, kecuali Kabupaten Kotawaringin Barat. Wilayah tuturnya meliputi Kabupaten Kapuas bagian tengah, Kabupaten Gunung Mas dan Pulang Pisau bagian tengah hingga ke Kota Palangkaraya, sebagian Sungai Mentaya, Kabupaten Barito Selatan bagian selatan, serta Kabupaten Katingan bagian hilir.
Dayak Pulau Telo   Bahasa Dayak Pulau Telo dituturkan oleh masyarakat di Desa Pulau Telo, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah.
Dayak Sei Dusun   Bahasa Dayak Sei Dusun dituturkan oleh masyarakat di Desa Sei Dusun, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Kapuas Barat, Kalimantan Tengah.
Dusun Kalahien   Bahasa Dusun Kalahien dituturkan oleh masyarakat di Desa Kalahien, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan, Provinsi Kalimantan Tengah.
Kadorih   Bahasa Kadorih dituturkan oleh masyarakat di Desa Tumbang Miri, Kecamatan Kahayan Hulu Utara, Kabupaten Gunung Mas, Provinsi Kalimantan Tengah.
Katingan   Bahasa Katingan dituturkan oleh masyarakat di Kelurahan Pendahara, Kecamatan Tewang Sangalang Garing, Desa Buntut Bali, Kecamatan Pulau Malan, Desa Tumbang Kaman, Kecamatan Sanaman Mantikei, Kabupaten Katingan , Provinsi Kalimantan Tengah.
Lawangan   Bahasa Lawangan dituturkan oleh masyarakat di Desa Ampah Dua, Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur, Provinsi Kalimantan Tengah. Selain di Kalimantan Tengah, bahasa Lawangan juga dituturkan di oleh masyarakat yang berada di Desa Dambung Raya, Kecamatan Haruai, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan.
Maanyan   Bahasa Maanyan dituturkan oleh masyarakat di Desa Batapah, Kecamatan Timpah, Kabupaten Kapuasdan di Desa Malungai, Kecamatan Gunung Timang, Kabupaten Barito Utara, Provinsi Kalimantan Tengah. Di Provinsi Kalimantan Tengah, bahasa Maanyan terdiri atas dua dialek, yaitu (1) dialek Batapah yang dituturkan di Desa Batapah, Kecamatan Timpah, Kabupaten Kapuas dan (2) dialek Malungai yang dituturkan di Desa Malungai, Kecamatan Gunung Timang, Kabupaten Barito Utara. 
Melayu   Bahasa Melayu di Kalimantan Tengah dituturkan di sebagian wilayah Kabupten Kotawaringin Barat. Bahasa Melayu di Kalimantan Tengah juga dituturkan di Kelurahan Mendawai, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat; Desa Sungai Konyer, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat; Kelurahan Kotawaringin Hulu, Kecamatan Kotawaringin Lama, Kabupaten Kotawaringin Barat. 
Mentaya   Bahasa Mentaya dituturkan oleh masyarakat di Desa Tewei Hara, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah.
Pembuang   Bahasa Pembuang dituturkan oleh masyarakat di sekitar daerah aliran Sungai Pembuang bagian tengah dan selatan, yaitu di Desa Batu Menangis, Kecamatan Seruyan Tengah, Kabupaten Seruyan, Provinsi Kalimantan Tengah.
Sampit   Bahasa Sampit dituturkan oleh masyarakat di Desa Bagendang Hilir, Kecamatan Mentaya Hilir Utara dan Kelurahan Baamang Hilir, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah.
Tamuan   Bahasa Tamuan dituturkan oleh masyarakat di Desa Tehang, Kecamatan Parenggean dan Desa Pundu, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur; serta di Kelurahan Nanga Bulik, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, Provinsi Kalimantan Tengah.
Tawoyan   Bahasa Tawoyan dituturkan oleh masyarakat di Desa Pepas, Kecamatan Montallat, Barito Utara, daerah perbatasan Kabupaten Barito Selatan dan Kabupaten Barito Utara, Provinsi Kalimantan Tengah.
Uud Danum   Bahasa Uud Danum (Ot Danum) dituturkan oleh masyarakat disepanjang aliran Sungai Miri yang merupakan cabang sungai Kahayan, Desa Harowo, Kecamatan Miri Manasa, Kabupaten Gunung Mas. Selain di Kalimantan Tengah, bahasa Uud Danum (Ot Danum) juga dituturkan juga oleh masyarakat di Desa Nanga Keremoi, Kecamatan Ambalau, Kabupaten Sintang dan di daerah hulu Sungai Melawi, Provinsi Kalimantan Barat.

Peta Bahasa di Provinsi Kalimantan Tengah

Klik pada gambar untuk memperbesar