Bahasa di Provinsi Sulawesi Utara
10 Bahasa

 
Bantik   Bahasa Bantik dituturkan di Desa Bantik, Kecamatan Bolaang Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow dan Kelurahan Buha, Kecamatan Mapanget, Kabupaten Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara. Bahasa Bantik terdiri atas dua dialek, yaitu (1) dialek Bolmong Pesisir, yang dituturkan di Desa Bantik, Kecamatan Bolaang Timurdan (2) dialek Minahasa Pesisir yang dituturkan di Kelurahan Buha, Kecamatan Mapanget. Persentase perbedaan fonologis dan leksikal antarkedua isolek tersebut sebesar 77% (beda dialek).
Bolaang Mongondow   BahasaBolaang Mongondow (Bolmong) dituturkan oleh masyarakat yang tersebar di berbagai desa. Desa-desa tersebut adalah sebagai berikut: (1) Desa Ollot, Kecamatan Bolangitang Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow;(2) Desa Dumoga, Kecamatan Dumoga Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow; (3) Desa Kopandakan II, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow; (4) Desa Langagon, Kecamatan Bolaang, Kabupaten Bolaang Mongondow; (5) Desa Motabang, Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow; (6) Desa Pangi, Kecamatan Sang Tombolang, Kabupaten Bolaang Mongondow; (7)Desa Otam, Kecamatan Passi Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow; (8) Desa Poigar I, II, dan III, Kecamatan Poigar, Kabupaten Bolaang Mongondow; (9) Desa Bigo, Kecamatan Kaidipang, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara; (10) Desa Bunia, Kecamatan Bintauna, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara; (11) Desa Kombot, Kecamatan Pinolosian, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan; (12)Desa Bongkudai, Kecamatan Modayag Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Provinsi Sulawesi Utara.
Gorontalo   Bahasa Gorontalo dituturkan oleh masyarakat yang berada di Kabupaten Bone Bolango, Kabupaten Gorontalo Utara, dan Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo. Bahasa Gorontalo terdiri atas empat dialek, yaitu (1) dialek Suwawa di Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango; (2) dialek Atinggola di Kecamatan Atinggola, Kabupaten Gorontalo Utara; (3) dialek Kota di Kabupaten Kota Gorontalo; (4) dialek Bolango di Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara. Persentase perbedaan antardialek tersebut berkisar antara 51%—78%.
Melayu   Bahasa Melayu tersebar di Desa Malalayang Satu, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, dan di seluruh wilayah Provinsi Sulawesi Utara, Gorontalo, bahkan sampai ke Sulawesi Tengah.
Minahasa   Bahasa Minahasa dituturkan oleh masyarakat yang mendiami berbagai desa di beberapa wilayah di Provinsi Sulawesi Utara.Desa-desa tersebut adalah (1) Desa Poopo, Kecamatan Passi Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow; (2) Desa Paku Ure II, Kecamatan Tenga, Kabupaten Minahasa Selatan; (3) Desa Ritey, Kecamatan Amurang Timur, Kabupaten Minahasa Selatan; (4) Desa Kakenturan, Kecamatan Modoinding, Kabupaten Minahasa Selatan; (5) Desa Tombasian Atas, Kecamatan Kawangkoan Barat, Kabupaten Minahasa; (6) Desa Saluan Satu, Kecamatan Tareran, Kabupaten Minahasa; (7) Desa Tumaratas Kecamatan Langowan Barat, Kabupaten Minahasa; (8) Desa Pulutan, Kecamatan Remboken, Kabupaten Minahasa; (9) Desa Kayuroya, Kecamatan Lembean Timur, Kabupaten Minahasa; (10) Desa Lemoh, Kecamatan Tombariri Timur, Kabupaten Minahasa; dan (11) Desa Woloan Dua, Kecamatan Tomohon Barat, Kota Tomohon.
Minahasa Tonsawang   Bahasa Minahasa Tonsawang dituturkan oleh masyarakat di Desa Pontak, Kecamatan Ranoyapo dan Desa Liandok, Kecamatan Tompaso Baru, Kabupaten Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara. Bahasa Minahasa Tonsawang terdiri atas dua dialek, yaitu dialek Pontak dan dialek Liandok dengan persentase perbedaan sebesar 73%.
Minahasa Tonsea   Bahasa Minahasa Tonsea dituturkan oleh masyarakat yang tersebar di beberapa kelurahan atau desa, yaitu (1) Kelurahan Sukur, Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara; (2) Desa Matungkas, Kecamatan Dimembe, Kabupaten Minahasa Utara; (3) Desa Kaweruan, Kecamatan Likupang Selatan, Kabupaten Minahasa Utara; dan (4) Desa Kaima, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara.
Pasan   Bahasa Pasan dituturkan di Desa Liwutung, Kecamatan Pasan dan Desa Lobu, Kecamatan Touluaan, Kabupaten Minahasa Tenggara, Provinsi Sulawesi Utara.
Ponosakan   Bahasa Ponosakan dituturkan oleh masyarakat yang berada di Desa Tababo, Kecamatan Belang, Kabupaten Minahasa Tenggara, Provinsi Sulawesi Utara.
Sangihe Talaud   Bahasa Sangihe Talaud  dituturkan oleh masyarakat yang tinggal di berbagai desa yang tersebar di beberapa wilayah. Desa-desa tersebut adalah sebagai berikut: (1) Desa Mome, Kecamatan Bintauna, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara; (2) Desa Mokoditek, Kecamatan Bolangitang Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara; (3) Desa Buhias, Kecamatan Siau Timur Selatan, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro; (4) Desa Laghaeng, Kecamatan Siau Barat Selatan, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro; (5) Desa Makalehi, Kecamatan Siau Barat, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro; (6) Desa Kanang, Kecamatan Siau Timur, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro; (7) Desa Karungo, Kecamatan Biaro, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro; (8) Kelurahan Bahoi, Kecamatan Tagulandang, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro; (9) Desa Bulangan, Kecamatan Tagulandang Utara, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro; (10) Desa Kauhis, Kecamatan Manganitu, Kabupaten Kepulauan Sangihe; (11) Desa Tariang Lama, Kecamatan Kendahe, Kabupaten Kepulauan Sangihe; (12) Desa Naha, Kecamatan Tabukan Utara, Kabupaten Kepulauan Sangihe; (13) Kelurahan Lesa, Kecamatan Tahuna Timur, Kabupaten Kepulauan Sangihe; (13) Desa Bajo, Kecamatan Tatapaan, Kabupaten Minahasa Selatan; (14) Desa Tateli Weru, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa; (15) Kelurahan Dendengan Dalam, Kecamatan  Paal Dua, Kota Manado; (16) Desa Bitunuris, Kecamatan Salibabu, Kabupaten Kepulauan Talaud; (17) Desa Taduwale, Kecamatan Damau, Kabupaten Kepulauan Talaud; (18) Desa Tule, Kecamatan Melonguane Timur, Kabupaten Kepulauan Talaud; dan (19) Desa Bulude, Kecamatan Essang, Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara.

Peta Bahasa di Provinsi Sulawesi Utara

Klik pada gambar untuk memperbesar